Sehat selalu dengan menjaga kesehatan kita

Wednesday, February 1, 2017

Gejala Anda Terkena Depresi, Wajib Anda Ketahui

Hidup itu tak selamanya indah/menyenangkan. Terkadang ada hal-hal buruk atau tak menyenangkan terjadi sehingga membuat Anda galau pake banget.

Merasa sedih atau galau adalah normal karena itu reaksi sehat terhadap berbagai peristiwa dalam hidup. Biasanya ksmu akan merasa lebih baik seiring berjalannya waktu dan telah bisa mengatasi emosi yang terjadi.
Namun, tidak demikian halnya dengan orang yang ditimpa depresi. Mereka yang mengalami depresi tak bisa mengatasi kesedihan mendalam. Apa pun yang mereka lakukan, gejala depresi dapat terus berjalan dalam periode yang cukup lama. Depresi tidak sebatas merasa galau, melainkan penyakit yang perlu perawatan/penanganan.

Gejala depresi pada emosi

Gejala depresi berbeda dengan kesedihan atau galau periode waktunya lebih lama dan seringkali lebih parah. Selain gejala emosional, biasanya gejala depresi pun mencakup fisik. Dan depresi bisa mempengarui seluruh hidup Kamu.
Berikut gejala emosional depresi yang dapat Anda cermati, mengutip laman Everyday Health:
  • Merasa selalu sedih 
  • Memiliki pikiran yang selalu negatif tak bisa dikontrol 
  • Merasa sebagai orang yang tak berdaya, bersalah, dan tak berharga 
  • Sangat gampang tersinggung 
  • Berpikiran untuk bunuh diri 
  • Kesulitan untuk konsentrasi, mengingat, atau berpikir 
  • Selalu Cemas 
  • Tak dapat menikmati apa pun, meski itu adalah hal yang sebelumnya disukai 
  • Sering menangis 

Gejala depresi pada fisik

Depresi juga dapat berpengaruh pada fisik Kamu. Berikut ini adalah beberapa gejala depresi yang terlihat pada fisik dan seringkali diikuti oleh gejala emosional:
  • Mengalami gangguan tidur, baik tidur terlalu lama atau terlalu sedikit 
  • Mengalami gangguan makan, entah itu kehilangan nafsu makan atau makan berlebih 
  • Berat badan turun-naik
  • Nyeri dan sakit di persendian atau otot 
  • Kerap sakit kepala 
  • Merasa lelah dan kurang energi, meski telah cukup tidur 
  • Nyeri perut atau mengalami gangguan pencernaan dan tak mempan dengan pengobatan

Berbeda antara pria dan wanita

Gejala depresi pada pria dan wanita berbeda. Begitu juga dengan usia. Gejala ini bisa lebih parah atau sangat samar. Yang terpenting yaitu mencermati seberapa sering Kamu mengalaminya.


Kombinasi gejala ini muncul selama dua minggu dan hampir setiap hari atau sepanjang hari, dapat jadi Kamu mengalami depresi dan segeralah mencari bantuan/pertolongan kepada dokter Anda. Namun bila kamu mengalami gejala (tanpa pikiran ingin bunuh diri) hanya ketika mengalami hari yang buruk, bisa jadi kamu hanya galau atau sedih.
Share:

Tuesday, January 31, 2017

4 Sesuatu yang membuat Perceraian Terjadi

Perceraian terjadi bukan hanya sebab kebohongan atau perselingkuhan saja yang dapat merusak pernikahan. Tetapi, adanya beberapa hal yang menjadi penyebab utama pasangan menikah mengambil langkah perceraian.


Berikut ini empat peristiwa besar yang menjadi penyebab perceraian dari beberapa pengacara  di berbagai negara, dikutip dari Woman's Day,

Tidak terbuka soal penghasilan

Menurut Kathryn Harry pengacara yang dari Oakbrook Law, salah satu penyebab perceraian adalah karena pasangan sering menutupi investasi mereka. Bisa dari si pria maupun wanita tidak terbuka dengan pendapatan atau kekayaan yang mereka punyai.

Rasa kesal dipendam sendiri

Dari Evie Jeang, pemilik dari Ideal Legal group mengatakan penyebab  dari pasangan menikah mengambil keputusan bercerai karena mereka mengalami komunikasi yang buruk. Pasangan tersebut cenderung pasif atau memendam kekesalan/kekecewaan mereka saat bertengkar dan meledak di kemudian hari.

Terlalu banyak rahasia

Kemudian dari Will Medlin, pengacara dari Horack Talley, mengatakan penyebab perceraian yaitu terlalu banyaknya rahasia yang ditutupi oleh kedua pasangan atau saling merahasiakan sesuatu keadaan sehingga tak ada keterbukaan dalam hubungan mereka.

"Pasangan tiba-tiba merahasiakan atau mengubah kata sandi rekening bank, akun surat elektronik, bahkan mengubah/menggunakan kata sandi ponsel mereka yang bisa menjadi tanda - tanda perselingkuhan," kata Medlin.

Terlalu mendominasi/mengontrol

Pasangan yang mendominasi hubungan dapat menyebabkan hubungan rumah tangga rusak dan berujung pada perceraian.

"Ketika salah satu pasangan mengontrol/mengatur segala sesuatu, ini akan menyebabkan perceraian," ujar Amy Saunders, Esq dari the law office of Amy Saunders.


Share:

Baiknya Putus Saja Saat Pacaran Alami 5 hal ini

Menjalin hubungan percintaan atau pacaran yang serius, memang ada saatnya Anda akan merasa lelah dan ingin menjauh dari pasangan Anda mungkin karena hubungan yang sudah terasa basi, restu orang tua yang tak kunjung hadir atau sikap si Dia yang sudah banyak berubah tak seperti biasanya.

Anda akan ada di satu titik yang menjadi petunjuk kalau hubungan yang dijalin sudah tak punya masa depan atau berarti lagi.

Melepaskan memang sangat sulit, apalagi jika dulunya hubungan tersebut sangat indah. Bahkan Anda dan pasangan merasa sebagai belahan jiwa bahagia yang tak mungkin terpisahkan.

Akan tetapi daripada Anda terus terluka dan tersakiti, baiknya Anda berani mengambil sikap dan mencari kebahagiaan dengan orang lain dengan membuka hati.

Lalu apa tandanya Anda harus berani memutuskan hubungan pacaran atau percintaan? Berikut ini 5 tanda bahwa kamu harus putus dengan si Dia.

1. Rasa percaya luntur

Rasa percaya, kebahagiaan, cinta dan tawa mulai hilang dan digantikan ketidakpercayaan dan  ketidakbahagiaan yang di alami.

Tidak peduli dengan seberapa indahnya masa lalu, kenangan Anda tidak akan membuat lebih baik di masa sekarang tanpa Anda dan pasangan Anda berupaya untuk membalikkan keadaan.

Dan pada waktu itu gagal berulang kali, tidak ada hal lagi alasan yang tersisa untuk tetap bertahan.

2. Pertengkaran yang tak berujung

Saat pacaran, Anda dan pacar sudah sampai ke titik puncak kalian sering bertengkar dan bisa jadi perdebatan ini tak berujung. Hal seperti ini terus berlanjut tidak peduli seberapa banyak upaya Anda mencoba untuk memperbaiki keadaan.

Kondisi ini bisa menjadi tanda Anda untuk membiarkan pergi dan pergi. Anda harus jujur kepada diri sendiri sesungguhnya Anda tak cocok dengannya.

3. Jarang berbincang atau diskusi

Salah satu roda-roda yang harus tetap dijaga dalam suatu hubungan adalah komunikasi.

Setelah Anda dan kekasih sudah jarang bicara atau berdiskusi soal sesuatu lagi, dan upaya Anda untuk menciptakan kembali komunikasi dan akhirnya gagal, mungkin sudah tak ada alasan yang masuk akal jika Anda masih berjuang untuk mempertahankan hubungan itu.

Melepaskan mungkin adalah yang terbaik bagi Anda dan pasangan Anda.

4. Malas bahas soal si Dia

Saat Anda sedang jatuh cinta, Anda seperti tersihir. Sepanjang hari, bayangan sang pujaan hati selalu membayangi. Setiap bertemu orang, Anda selalu suka membahas soal si Dia dan Anda merasa bahagia dan menyukainya.

Tetapi tiba-tiba kebahagiaan itu hilang, bahkan ketika orang bertanya tentang dia, Anda hanya bergumam dan langsung mengubah topik secepat mungkin.

5. Datar dan sangat membosankan

Tidak ada lagi hal seperti diskusi atau waktu yang dihabiskan bersama-sama. Saat bersamanya, sudah tak ada lagi yang harus dibahas atau Anda kehabisan bahan pembicaraan.

Alhasil komunikasi yang dilakukan hanya itu-itu saja. Seperti Menanyakan kabar atau sudah makan atau belum, Semua hanya formalitas saja.

Bahkan sebenarnya Anda sudah tidak berharap menghabiskan waku lagi dengannya. Lalu untuk apa hubungan seperti ini dipertahankan?
Share:

Thursday, January 12, 2017

Resep Sayur Lodeh Bumbu Sederhana Masakan Sunda



Sungguh nikmat menyantap kreasi masakan sayuran berkuah santan ala Indonesia dari resep sayur lodeh ini, meski sederhana namun memiliki rasa yang enak segar dan gurih. Bumbu sayur lodeh dengan kuah bersantan khas Sunda memang paling pas apabila sajiannya dilengkapi dengan ikan asin bahkan lebih terasa segar mantap jika dipadukan dengan sambal terasi. Masakan sederhana yang sudah sangat akrab di
Share:

Tuesday, January 10, 2017

6 Cara Redakan Nyeri Menstruasi secara Alami

Sebagai wanita, kita semua tahu bahwa datangnya periode bulanan tak selalu menyenangkan. Kram, nyeri, perut seperti berdenyut dan suasana hati tidak stabil seakan berlomba bermunculan.
Menurut Mayo Clinic, rahim berkontraksi untuk membantu mengeluarakn lapisan dinding rahim yang luruh selama periode haid berlangsung.
Hormon prostaglandin, yang terlibat dalam rasa sakit dan peradangan, adalah yang memicu kontraksi otot rahim itu. Kontraksi inilah yang menyebabkan sakit dan kram menstruasi.
Beberapa wanita bahkan mengalami kram yang amat sangat, sehingga tidak mampu melakukan aktivitas sehari-hari dengan normal.
Untunglah, ada cara-cara sederhana untuk mengatasi nyeri dan kram itu. Berikut adalah enam tindakan praktis pereda kram yang bisa Anda lakukan di rumah.
1. Olahraga
Ini mungkin terdengar sedikit gila. Ketika hampir tidak bisa bergerak, Anda diminta berolahraga. Namun, berjalan kaki atau jenis aktivitas fisik lainnya, benar-benar dapat membantu meringankan sakit perut Anda.
Ketika beraktivitas fisik, tubuh Anda memompa lebih banyak darah. Ini membantu melepaskan hormon endorfin untuk melawan efek prostaglandin sehingga nyeri kram Anda berkurang.
2. Kompres hangat
Hangat membantu mengendurkan kontraksj otot-otot rahim Anda. Ada banyak jenis kompres panas yang bisa Anda beli di apotik tapi yang paling sederhana adalah Anda membuatnya sendiri di rumah. Celupkan kain bersih ke dalam air hangat lalu terapkan ke perut Anda.
3. Minum teh chamomile
Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Agriculture and Chemistry menemukan, bahwa mungkin ada sifat penghilang rasa sakit di dalam teh chamomile.
Menurut Elaine Holmes, Ph.D., seorang ahli kimia di Imperial College London, penelitian menemukan bahwa ketika 14 peserta diberi teh chamomile, di dalam urin mereka ditemukan peningkatan hippurate yang signifikan.
Hippurate merupakan senyawa anti-inflamasi alami yang mampu menurunkan produksi prostaglandin, sehingga mengurangi kram menstruasi.
4. Pastikan Anda mendapatkan cukup vitamin D
Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati. Itu sebabnya mengapa memastikan tubuh Anda cukup vitamin D penting dalam mencegah kram menstruasi.
Sebuah studi menemukan, bahwa dosis tinggi vitamin D3 dapat meredakan kram menstruasi. Dalam studi itu, 40 wanita Italia dibagi menjadi dua kelompok: satu menerima dosis oral tunggal 300.000 IU vitamin D3 dan lainnya mendapatkan plasebo selaa lima hari sebelum periode menstruasi.
Pada kelompok pertama, rasa sakit mereka turun sebanyak 41 persen, sedangkan pada kelompok plasebo tidak ada perubahan dalam skala rasa sakit mereka.
5. Orgasme
Orgasme dapat membantu meringankan semua jenis nyeri, termasuk kram menstruasi. Sebelum orgasme, rahim akan lebih santai dan pada saat klimaks, aliran darah meningkat membantu meringankan kram.
Orgasme mengurangi rasa sakit dengan cara memicu pelepasan endorfin. Endorfin adalah hormon yang membuat Anda merasa senang dan nyaman.
Endorfin juga membantu tubuh untuk rileks dan menbuat Anda lebih mudah tidur sehingga Anda tidak akan merasa kram sama sekali.
6. Akupunktur
Akupunktur adalah jenis pengobatan Cina tradisional, yang melibatkan pemasangan jarum kecil untuk merangsang tubuh pada titik-titik tertentu.
Para peneliti dari Rumah Sakit Oriental di Kyung Hee University Medical Center di Korea Selatan menemukan, bahwa akupunktur memiliki efek positif mengurangi kram menstruasi. Penelitian ini didasarkan pada 10 percobaan dengan 944 peserta.

Sumber: kompas.com
Share:

Monday, January 9, 2017

3 Manfaat yang Suka Berenang di Air Laut

Berenang di air laut saat pergi ke pantai atau mengunjungi pulau kecil ternyata lebih dari sekedar untuk bersenang-senang saat liburan. Sejumlah penelitian mengungkapkan berbagai manfaat air laut untuk kesehatan.
Hal ini karena air laut kaya akan mineral, sepert natrium, klorida, sulfat, magnesium, dan kalsium.
Air laut bahkan sudah digunakan untuk terapi medis yang dikenal dengan thalassotherapy. Setidaknya ada tiga manfaat berenang di air laut seperti dikutip dari Kompas.com.
1. Meredakan sinusitis
Berenang di laut yang mengandung garam dan mineral lainnya dipercaya dapat menurunkan gejala sinusitis, serta masalah pernapasan lainnya.
Seorang direktur layanan klinis dari medical charity Allergy di Inggris menyebut orang-orang yang hidup dekat laut atau sering berenang di laut memiliki sistem pernapasa yang sehat.
Air laut dinilai dapat membersihkan lapisan saluran udara atau sebagai irigasi hidung. Kandungan garam bersifat antiseptik dan membantu mengurangi peradangan pada lapisan sinus.
2. Meringankan psoriasis
Berenang di air laut yang kaya akan mineral alami telah lama digunakan untuk meringankan gejala psoriasis. Psoriasis adalah penyakit autoimun yang menyerang kulit. Psoriasis bisa berupa ruam, bersisik, kulit sangat kering, atau terkadang terasa gatal pada kulit.
Air laut yang mengandung magnesium dipercaya dapat meningkatkan kelembaban kulit. Selain itu, garam dan mineral berlimpah di air laut juga membantu mengatasi peradangan pada kulit.
Tak heran jika Laut Mati yang terletak di perbatasan Yordania dan Israel itu dikenal sebagai tempat untuk terapi psoriasis karena tingginya kandungan garam dan mineral lainnya.
3. Sehatkan mental
Berenang di laut yang bersih dan indah akan sangat menyenangkan. Merasa senang atau bahagia sangat membantu melepaskan stres.
Dalam bukunya Blue Mind tahun 2014, seorang ahli biologi kelautan Wallace J. Nichols menemukan mengapa orang-orang bisa relaksasi dan meditasi ketika berada di atas air laut ataupun saat di bawah laut.
Salah satu penyebabnya adalah pengaturan pernapasan selama berenang maupun menyelam. Pola pernapasan itu dapat merangsang sistem saraf parasimpatis hingga hormon yang memengaruhi otak secara positif. 

Sumber: Kompas.com
Share:

Sosok Inspiratif Yana di dunia Pengobatan

Pilihan pekerjaan bak pilihan hidup yang harus dijalani meskipun diambil dengan keputusan sulit. Lia Baryana, 37, tidak menyangka pekerjaan sebagai perawat yang digelutinya selama 19 tahun kini berubah haluan ke ranah pengobatan herbal. 

Wanita kelahiran Jakarta yang akrab disapa Yana ini merupakan Keperawatan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo pada 1997. Yana mengakui, alasan dirinya terjun ke terapi herbal dilatarbelakangi dunia medis yang mempunyai tingkat stres lebih tinggi.

"Kalau di medis tingkat stres lebih tinggi dibanding di sini (herbal). Kalau di medis tanggung jawabnya lebih besar karena jam kerjanya shift (bergantian), apalagi tugas malam," kata Yana.

Akibat tuntutan kerja yang berat, Yana disarankan seorang teman untuk bekerja sebagai terapis di sebuah tempat pengobatan herbal. Hal ini dikarenakan pekerjaan di pengobatan herbal dinilai menjanjikan untuk masa mendatang. Bahkan, seseorang bisa membuka klinik pengobatan herbal di rumah sendiri kelak.

Bagi Yana, sebenarnya yang terpenting adalah memperoleh ilmu tambahan. Sebab menurutnya, pelatihan gratis untuk melakukan terapi juga bisa membantu pelayanan kesehatan kepada pasien. Ia meyakini pilihan pekerjaan di pengobatan herbal berada di jalan yang benar.

"Ini semua kan pengobatan nabawi yang sesuai sunah Rasul ya bekam, akupunktur, dan lainnya. Terapi ini kan sudah ada sejak lama juga," tutur Yana saat ditemui di Rumah Sehat Herbal Insani Cabang I Depok, Depok, Jawa Barat pada Selasa lalu.

Bekerja Dapat Ilmu

Perbincangan kami makin hangat, Yana termasuk sosok yang menyenangkan. Ia menceritakan perjalanan hidupnya yang dramatis. Pada awal memasuki pengobatan herbal, ia merasa agak bingung karena pengetahuan dan wawasannya soal pengobatan herbal sama sekali tak ia ketahui.

"Saya masih nol lah soal pengetahuan herbal. Tapi di sini bisa dibilang kerja sekaligus dapat ilmu. Intinya, kita belajar (terapi) sambil dapat gaji. Sebenarnya, tidak secara fisik ditekankan ada pembatasan bagi pemula yang tidak bisa apa-apa. Semua karyawan baru bisa masuk," ujarnya.

Alami Dilema

Ketika Yana pertama kali bergabung, ia juga diberikan pelatihan dasar dari tempat kerjanya. Ia mengakui pindah bekerja di pengobatan herbal memang agak bertentangan dengan ilmu pengobatan yang ia pelajari saat menjadi perawat. Ilmu medis yang diperolehnya berbeda jauh dari pengobatan herbal yang baru dipelajarinya.

Timbul banyak pertanyaan saat mempelajari terapi bekam. Kalau luka usai dibekam terjadi infeksi apa yang harus dilakukan. Setelah dipelajari lebih dalam manfaat terapi bekam ternyata tidak ada risiko infeksi.

"Karena saya belum mengenal dan belum tahu manfaatnya jadi bertanya-tanya. Namun, semenjak saya kenal bekam seperti apa, manfaatnya gimana ya akhirnya dapat pelajaran juga," katanya.

Keahlian Yana tidak hanya terfokus pada satu terapi saja, ia mempelajari seluruh jenis terapi yang ada di tempat kerjanya, seperti bekam, akupunktur, dan pijat saraf. Pelatihan terapi ia peroleh dari tempat kerjanya.

Pekerjaan Menjanjikan

Wajah Yana semakin cerah saat mengungkapkan bagaimana ia menikmati pekerjaannya sebagai terapis herbal. Tingkat stres Yana lebih berkurang. Ia juga mengatakan, beban kerja jadi lebih sedikit sehingga ia bisa lebih nyaman.

"Kita kan tidak mungkin selamanya di rumah sakit. Karena kita pada 'masanya' pasti mikir, mau ke mana. Kalau di sini (pengobatan herbal), kita punya keahlian, entah pijat saraf, bekam atau akupunktur. Kalau kita bosan kerja ya bisa buka di klinik. Kita juga bisa menerima panggilan (terapi) untuk keluarga atau saudara," ungkap Yana.


Ikut Kursus di Luar

Bekerja di pengobatan herbal sangat menjanjikan. Yana bisa mempelajari terapi tradisional lain. Dia bahkan diizinkan untuk kursus di luar tempat kerjanya. 

"Jadi, selama kerja di sini, saya minta izin untuk ikut pelatihan akupunktur di tempat lain. Makanya, saya bisa kerja dan pelatihan terapi. Intinya, dapat ilmu lah kerja di  sini," jelasnya.

Ia menimpali, pelatihan terapi akupunktur yang ia ikuti sebelumnya hanya pelatihan dasarnya saja, sehingga tidak sampai mendalami. Sedangkan untuk pelatihan lain, seperti bekam dilakukannya selama tiga bulan. 

"Pada akhirnya, jam terbang yang akan membawa seseorang itu bekerja. Kalau cuma ilmu saja tapi tidak dipraktikkan ya buat apa. Jam terbang yang akan membuktikan seberapa jauh keahlian dan kemampuan yang dimiliki," ungkapnya.

Selama sembilan bulan, Yana mengikuti kursus akupunktur. Saat ditanya, apakah dirinya menghapal seluruh titik-titik akupunktur. Dengan jujur, ia menjawab sambil tersenyum, "keterampilan akupunktur yang saya miliki belum sampai ke taraf tinggi."

Untuk mencapai hapalan titik akupunktur harus mengikuti ujian negara bidang akupunktur.

"Pelatihan akupunktur yang di luar itu sama sih untuk dasar-dasar akupunktur juga. Itu kan kita belajar sendiri, nama-nama titik harus belajar sendiri. Dikasih buku, hapalin sendiri. Kalau kerja dan punya anak kadang susah menghapalnya (titik akupunktur)," jawab Yana.


Pengalaman Berikan Akupunktur

Sebagian besar orang awam pasti bertanya, pernahkah seorang terapis akupunktur salah menusukkan jarum ke pasien? Pertanyaan menggelitik itu direspons manis oleh Yana. 

"Paling cuma tusukan jarumnya enggak masuk ke titik yang dituju. Sebenarnya, kalau akupunktur tidak apa-apa asal main tusuk. Mau tusuk di mana saja ya enggak apa-apa asal enggak pas ke sarafnya saja," jawabnya.

Tatkala memberikan akupunktur ke pasien, titik-titik saraf memang perlu diketahui agar tusukan jarum dengan tepat mengarah ke titik saraf yang dituju. Yana menambahkan, kedalaman tusukan jarum akupunktur juga bisa dirasakan sesuai pengetahuannya.

"Sejauh ini, tusukan jarum akupunktur tidak bahaya. Kecuali kalau di kepala ada titik-titik kepala tertentu untuk melumpuhkan orang ya tidak boleh," ujarnya.

Yana mengatakan, ada titik meridien yang cukup berbahaya karena efeknya bisa menidurkan atau membuat orang pingsan, seperti misalnya di kepala. Jadi seorang terapis juga perlu hati-hati.


Cara Pasien Diberi Terapi

Di tempat kerja Yana, pasien yang akan mengikuti terapi akan diberikan konsultasi terlebih dahulu. Seperti misalnya mengenai terapi apa yang cocok dilakukan sesuai rekam medis kesehatannya. Misal, pasien ingin pijat saraf akibat keseleo, pegal, dan kejepit. Pasien juga bisa dibekam. Biasanya ada paket-paket tertentu mau bekam, pijat, dan akupunktur bisa diikuti pasien.

"Kalau peredaran darah sudah lancar dengan pijat saraf. Akupunktur berfungsi menyeimbangkan peredaran darah. Jadi, tergantung keluhan pasien dan butuhnya apa, tergantung kasus dia apa. Dilihat dari hasil darah dan hipertensi juga. Sebelumnya, kita bertanya keluhan pasien apa. Nanti, ada data laporan yang diisi pasien sendiri," jelas Yana.

Contoh lainnya,  ketika pasien diperiksa kolesterol dan tensinya tinggi, terapi yang disarankan bisa terapi bekam. Bagi pasien yang sudah hapal jadwal bekam, ada tanggal sunah rutin di tanggal ganjil, seperti tanggal 17, 19, dan 21.

Lain pula, kalau pasien merasa pegal-pegal, nyeri sendi, asam urat akan diperiksa terlebih dahulu. Jika tidak ada persoalan serius, berarti peredaran darah pasien tidak lancar. Hal itu bisa diberikan obat herbal saja. Ada juga pasien yang tidak ada keluhan apapun tapi ingin badan enak. Kalau begini, pasien bisa langsung pijat.

Saat ditanya apakah seseorang boleh mengambil banyak terapi? Yana menuturkan, pada kondisi tertentu, pasien tak perlu mengambil banyak terapi. Sebab terapi bekam misalnya, sifatnya adalah mengambil energi sehingga tidak disarankan setelah bekam melakukan terapi lain karena akan membuat daya tahan tubuh pasien akan lemah.

Yana menegaskan, pasien yang dibekam harus memenuhi syarat tertentu: dilarang pada saat dan baru selesai haid dan tidak boleh lakukan bekam saat kekenyangan atau setelah makan. Pasien harus menunggu beberapa jam setelah makan agar tidak mual dan muntah.

"Karena makanan yang dimakan bisa saja keluar. Saat bekam, lambung akan ditarik oleh cop bekam. Pasien juga tidak diperbolehkan bekam kalau belum tidur karena energi yang dikeluarkan saat bekam akan membuat pasien pingsan atau kelelahan. Selain itu, pasien yang menderita penyakit menular. Cop bekam harus punya sendiri." katanya.


Kendala Pasien

Selama menjalani pekerjaan sebagai terapi, Yana tidak pernah dikomplain dari pasien yang melakukan terapi. namun pasien kerap menunggu lama dan sering memilih terapisnya sendiri.

"Di sini kurang sumber daya manusia (SDM), paling pasien tidak mau nunggu lama. Padahal, terapi butuh waktu lama. Ada  yang terapi butuh satu hingga dua jam, tergantung paketnya juga. Ada yang pengen bekam lalu totok wajah. Biasanya penumpukan pasien. Kalau sudah begitu, ya kita sarankan dialihkan ke cabang lain," ujar Yana.

Seperti karyawan lain, Yana bekerja selama enam hari dalam seminggu. Ia hanya mendapatkan jatah libur satu hari. Jatah libur tidak tentu dan digilir antara hari Senin-Jumat. Pada hari Sabtu-Minggu, karyawan tidak diperbolehkan libur karena pasien cukup banyak yang datang berobat.


Permintaan Terapis di Luar Tempat Kerja

Di lingkungan sekitar rumahnya, Yana yang dikenal sebagai perawat sudah biasa membantu ibu-ibu melahirkan. Apalagi semenjak beralih profesi ke pengobatan herbal, tetangga dan saudara juga kerap minta dibekam dan dipijat.

Tapi ia mengungkapkan, kadang ia tidak bisa membantu orang-orang terdekatnya karena ia sering pulang malam dari tempat kerjanya. Tak ayal, ia hanya membantu satu atau dua orang saja dalam seminggu.

"Kecapekan juga di sini. Kalau sempet ya ambil tapi enggak banyak waktu. Waktu habis ke sini (klinik) semua. Paling kalau libur juga sibuk sama anak karena cuma satu hari liburnya. Untuk alat-alat, saya punya lengkap di rumah," ucapnya.

Yana sudah berniat, ia ingin mandiri suatu hari nanti. Ia ingin punya klinik di rumah sehingga bisa bebas libur dan tidak ada yang melarang. Jika lelah, terapi bisa dikerjakan di rumah.

Pelayanan Langsung ke Pasien

Hujan makin deras tatkala kami masih berbincang seru. Pilihan pekerjaan ke pengobatan herbal, kata Yana, didukung orangtua dan keluarga.

"Ada juga yang bilang, 'sayang juga dari perawat jadi tukang pijit atau apa lah orang awam nyebut-nya. Saya pikir, enggak jadi masalah. Toh, sama-sama pelayanan ke pasien dan ngobatin pasien. Kesembuhan milik Allah SWT, kita jadi perantara yang membantu menyembuhkan pasien," katanya tersenyum.

Ada kepuasan sendiri melihat orang bisa berobat dan sembuh. Ia berupaya niatkan pekerjaannya ini sebagai ibadah. Ia lebih nyaman dengan waktu kerja yang tidak seperti perawat. Kini, ia bekerja selama delapan jam sehari.

Salah satu hal yang membuat hatinya senang, misalnya ketika Yana bersama rekan-rekan di tempat kerjanya mendapatkan kejutan dari para pasien. "Pernah ada yang memberikan bingkisan sebagai wujud rasa terima kasih atas pelayanan yang diberikan. Ada saja yang berikan bingkisan. Bahkan ada yang bawa makanan dari rumah hasil bikinan sendiri," pungkasnya.

Nama Lengkap: Lia Baryana
Tempat/Tanggal lahir: Jakarta, 9 Maret 1979
Agama: Islam
Status: Single Parent
Riwayat Pendidikan:
Keperawatan RS Cipto Mangunkusumo - Angkatan Lulus 1997
Riwayat Pekerjaan:
Tenaga Medis RSCM (1997-1998)
Tenaga Medis RS Polri (1999-2004)
Tenaga Medis Klinik Bahar (2008-2010)
Terapis/Supervisor Rumah Sehat Herbal Insani Cabang I Depok (2010-sekarang)

Sumber: liputan6
Share:

Sehat selalu dengan menjaga kesehatan kita

Search This Blog

Blog Archive